Kualitas singkong merupakan faktor krusial yang sangat memengaruhi hasil akhir getuk, terutama untuk mendapatkan tekstur pulen dan tidak berserat. Oleh karena itu, pemilihan dan persiapan singkong yang cermat menjadi kunci utama.
Pemilihan Singkong
Saat memilih singkong, pastikan untuk mencari yang segar dan tidak terlalu tua atau terlalu muda. Singkong yang terlalu muda cenderung memiliki kadar pati yang rendah dan bisa menghasilkan getuk yang keras, sementara yang terlalu tua mungkin berserat kasar. Pilih singkong dengan kulit ari berwarna kemerahan, cokelat muda, atau kekuningan, dan hindari singkong berkulit terlalu gelap atau keabu-abuan yang menandakan sudah lama disimpan.
Periksa juga batangnya yang sebaiknya gendut dan lurus, serta pastikan tidak ada bintik-bintik hitam atau kecokelatan pada permukaannya. Ujung singkong yang utuh dan lembab adalah indikator kualitas yang baik. Singkong yang bagus akan terasa renyah saat dipatahkan sedikit di bagian ujungnya. Jenis singkong mentega atau singkong madu sangat dianjurkan karena dikenal memiliki tekstur lebih lembut dan kadar pati yang cukup tinggi.
Persiapan Pengukusan
Sebelum dikukus, singkong perlu dipersiapkan dengan baik. Kupas kulitnya hingga bersih, lalu cuci di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran. Potong singkong menjadi ukuran kecil-kecil agar proses pengukusan lebih cepat dan hasilnya empuk. Merendam singkong dalam air selama sekitar 15 menit sebelum dikukus juga dapat membantu singkong matang lebih cepat dan menghasilkan tekstur yang lebih empuk.
Proses pengukusan yang optimal membutuhkan waktu sekitar 60 menit hingga singkong benar-benar empuk. Pengukusan lebih disarankan daripada perebusan karena menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan tidak berserat. Setelah dikukus, jangan lupa membuang sumbu atau serat di bagian tengah singkong karena bagian tersebut keras dan tidak bisa diolah.