Liputan6.com, Jakarta – Kondisi kesehatan pasca-lebaran biasanya menantang. Sebagian orang mengalami kenaikan berat badan, sedangkan lainnya berisiko meningkat kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah karena intens konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak selama libur panjang. Anda bisa mengembalikan kondisi kesehatan itu dengan mengonsumsi timun.
Sebelum itu, Spesialis Gizi Klinik RSPI – Pondok Indah, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. G.K, mengingatkan agar kita lebih dulu memeriksakan kesehatan untuk mengetahui kondisi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan indeks masa tubuh. Hal itu penting karena seseorang dapat merasa sehat secara fisik, tetapi indikator kesehatannya belum tentu optimal.
“Bahkan, dapat mengalami gangguan metabolik. Deteksi dini melalui pemeriksaan berkala merupakan langkah preventif yang lebih cerdas dibandingkan pengobatan jangka panjang,” kata dr. Juwalita dalam acara bertajuk Better Tomorrow Starts Today Feel Good, Stay Healthy, Be Protected yang diadakan Sequis Life di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Advertisement
Momen pasca-Lebaran, sambung dr. Juwita, dapat dimanfaatkan untuk kembali membangun pola hidup sehat dan memeriksakan kesehatan secara berkala. Salah satunya dengan lebih teliti memilih makanan yang dikonsumsi, seperti mentimun.
Mengutip Korea Times, Minggu (5/4/2026), kebanyakan orang tak akan memikirkan timun di pilihan pertama karena dianggap kurang bergizi. Padahal, buah itu mengandung berbagai manfaat kesehatan, termasuk mengembalikan kondisi pasca-lebaran.
1. Bantu Turunkan Berat Badan
Mentimun rendah kalori tetapi kaya serat makanan, magnesium, dan kalium, menjadikannya makanan ideal bagi mereka yang mencoba menurunkan atau mempertahankan berat badan. Ahli gizi merekomendasikan untuk mengonsumsinya bersama kulitnya karena sebagian besar serat terkonsentrasi di bagian itu.