Matcha bukan sekadar minuman tren yang memiliki warna hijau menawan dan rasa yang unik. Dibalik kelezatannya, bubuk teh hijau asal Jepang ini menyimpan segudang nutrisi yang telah dipercaya selama berabad-abad untuk menjaga kebugaran tubuh. Mengonsumsi minuman ini secara rutin dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang yang sangat baik. Berikut adalah 5 manfaat matcha untuk kesehatan:
Menurut penelitian, matcha dikenal memiliki kandungan katekin yang sangat tinggi, terutama epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan kuat yang efektif untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh.
Konsumsi secara rutin dapat membantu memperkuat sistem imun dan menjaga tubuh tetap bugar. Perlindungan dari antioksidan ini juga berperan penting dalam menurunkan risiko berbagai penyakit kronis di masa depan.
Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi
Kombinasi unik antara kafein dan L-teanin dalam matcha mampu memberikan dorongan energi yang stabil tanpa efek gelisah. L-teanin memicu produksi gelombang alfa di otak yang menciptakan rasa rileks namun tetap waspada secara mental.
Penelitian dari Nutrients juga menjelaskan bahwa matcha memiliki kemampuan mendukung produktivitas saat sedang mengerjakan tugas atau fokus pada pekerjaan yang rumit. Rasa tenang yang dihasilkan membantu pikiran tetap jernih dalam durasi yang lebih lama dibandingkan minuman berkafein lainnya.
Membantu Proses Detoksifikasi Tubuh
Warna hijau pekat pada matcha berasal dari kandungan klorofil yang sangat tinggi karena proses budidayanya yang teduh sebelum panen. Klorofil merupakan pembersih alami yang efektif untuk membantu mengeluarkan racun dan logam berat dari dalam aliran darah.
Proses detoksifikasi yang lancar akan berdampak positif pada kesehatan organ dalam dan fungsi metabolisme. Selain itu, tubuh akan terasa lebih ringan dan segar setelah mengonsumsi minuman ini secara teratur.
Mendukung Kesehatan Jantung
Penelitian dari European Journal of Nutrition telah membuktikan bahwa konsumsi matcha dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Kandungan nutrisinya juga bermanfaat dalam menjaga tekanan darah agar tetap stabil dan berada pada batas normal.
Dengan menjaga profil lemak darah yang sehat, risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke dapat diminimalisir. Nutrisi dalam teh hijau ini bekerja secara alami untuk melindungi dinding pembuluh darah dari peradangan.
Meningkatkan Metabolisme dan Pembakaran Lemak
Terakhir, Matcha sering menjadi pilihan dalam program diet sehat karena kemampuannya meningkatkan laju metabolisme tubuh. Senyawa di dalamnya merangsang proses termogenesis, yaitu cara tubuh membakar kalori untuk menghasilkan panas.
Manfaat ini dapat mengoptimalkan pembakaran lemak saat sedang beraktivitas fisik atau berolahraga ringan. Selain membantu pengelolaan berat badan, energi yang dihasilkan dari proses ini membuat tubuh tidak mudah merasa lemas.
1. Matcha latte pakai susu apa?
Matcha latte paling cocok menggunakan susu cair berlemak (whole milk) untuk rasa gurih, atau alternatif nabati seperti susu oat, susu kedelai, dan susu almond yang memberikan tekstur creamy.
2. Apa perbedaan matcha dan green tea?
Keduanya sama-sama teh hijau. Matcha berbentuk bubuk halus dari daun teh hijau yang digiling seluruhnya sehingga nutrisinya lebih pekat, sedangkan green tea berupa daun teh kering yang hanya diseduh lalu dibuang ampasnya.
3. Berapa rasio terbaik untuk matcha latte?
Perbandingan yang ideal adalah 1 hingga 2 sendok teh bubuk matcha dengan 30–50 ml air panas untuk larutan, lalu dicampur dengan 150–200 ml susu.