Melansir Matador Network, jika Anda melewati warung makan pinggir jalan yang menjual ayam penyet, Anda mungkin akan melihat proses pembuatan sambalnya yang khas. Penjual biasanya menumis cabai terlebih dahulu, kemudian mengulek cabai bersama berbagai bahan lain menggunakan ulekan hingga menghasilkan sambal yang kental dan kaya rasa.
Sebagai hidangan kaki lima, ayam penyet umumnya disajikan dengan pelengkap yang sederhana namun lengkap, seperti nasi putih hangat, tahu atau tempe goreng, serta irisan mentimun yang memberikan sensasi segar. Ayam penyet dipercaya berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Hidangan ini tergolong sebagai kuliner yang populer dalam beberapa dekade terakhir. Konon, ayam penyet bermula dari sebuah jaringan restoran yang awalnya menyajikan tempe dengan sambal sebagai menu utama. Ketika pemilik restoran menambahkan ayam goreng ke dalam sajian tersebut, menu ini justru disambut lebih besar dari pelanggan.
Seiring meningkatnya popularitas, restoran tersebut kemudian membuka cabang yang secara khusus menyajikan ayam penyet. Dari situlah, hidangan ini semakin dikenal luas dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kuliner favorit di Indonesia.